HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KELUARGA SADAR GIZI (KADARZI) DENGAN STATUS GIZI BADUTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMATANG JOHAR KECAMATAN LABUHAN DELI TAHUN 2017
Abstract
Pendahuluan. Pengetahuan ibu tentang kadarzi sangat penting untuk meningkatkan Status gizi balita terutama baduta (bayi di bawah dua tahun). Keluarga sadar gizi merupakan program pemerintah untuk mewujudkan keluarga yang mandiri untuk meningkatkan status gizi dalam keluarganya. Karena Baduta merupakan usia yang rentan mengalami masalah gizi seperti gizi buruk dan gizi kurang. Dalam menentukan status gizi balita penulis mengunakan perameter berat badan menurut umur (BB/U). Tujuan penelitian secara umum adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang keluarga sadar gizi dengan status gizi baduta di wilayah kerja Puskesmas Pematang Johar.
Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptions correlation dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan sampel sebanyak 92 responden dan data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis melalui dua tahapan, yaitu univariat untuk mengetahui gambaran dan bivariat untuk mengetahui hubungan (chi square).
Hasil. Hasil penelitian didapatkan dari 92 responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 13 orang (14,1%), memiliki pengetahuan cukup tentang kadarzi sebanyak 55 orang(59,8%) dan respoden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 24 orang(26,1%). Dari 92 responden anak baduta yang memiliki status gizi baik sebanyak 68 orang (73,9%) dan status gizi kurang sebanyak 24 orang (26,1%). Berdasarkan hasil analisis bahwa responden ibu yang memiliki pengetahuan baik dan cukup sebanyak 68 orang (73,9%), anak badutanya juga memiliki status gizi baik sedangkan ibu yang memiliki pengetahuan kurang status gizi badutanya juga kurang sebanyak sebanyak 24 orang (26,1%).
Kesimpulan. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan adanya hubungan Pengetahuan ibu tentang kadarzi dengan status gizi baduta, serta berdasarkan hasil uji chi square dengan Sig α <0,05 didapatkan p value = (0,000< 0,05), yang artinya terdapat hubungan antara Pengetahuan ibu tentang kadarzi dengan status gizi balita di wilayah Puskesmas Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli .Full Text:
PDFReferences
Arikunto, S. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Depkes RI. 2007. Pedoman Strategi KIE Keluarga Sadar Gizi (KADARZI). Jakarta: Direkorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat.
Departemen Kesehatan RI. 2009. Pedoman Umum Gizi Seimbang, Panduan untuk Petugas. Jakarta.
Dinas Kesehatan ProvinsiSumatera Utara.2017. Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) Provinsi Sumatera utara Tahun 2016. Dinkes Propsu Medan.
Direktorat Gizi Masyarakat Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. 2016. Buku Saku Pemantauan Status Gizi Dan Indikator Kinerja Gizi Tahun 2015. Kementerian Kesehatan RI. Jakarta.
Hidayat. 2012. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Graha Ilmu
I Dewa Nyoman Supriasa, 2002, Penilaian Status Gizi, Jakarta: EGC.
Kusniati Iyus. 2015. Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Gizi Dengan Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) Pada Balita di Desa Patuanan wilayah Kerja UPTD Puskesmas Leuwimunding Kabupaten Majalengka Tahun 2015. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Medisina Akper YPIB Majalengka Volume II Nomor 3 Pebruari 2016.
Notoatmodjo Soekidjo. 2005.Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.
NotoatmodjoSoekidjo. 2010.Metode Penelitian Kesehatan.. Jakarta: Rineka Cipta
Nursalam. 2010. Konsep Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta Rineka Cipta
Riyadi H. 2001. Metode Penilaian Status Gizi.Jurusan Gizi Masyarakat danSumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Rosa Nur Safithri (2011). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada balita.Skrisipedia.com.
Sabri dan Hastono. 2009. Statistik Kesehatan. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Setiadi. 2013. Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Soekirman, dkk. 2006. Hidup sehat; Giziseimbang dalam siklus kehidupan manusia. PT. Primamedia Pustaka.Jakarta.
Sugiyono, 2011.Statistika Untuk Penelitian. Bandung. Alfabeta
Sunita&Almatser. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Umum.
Waryana, 2010, Gizi Reproduksi, Yogyakarta:Pustaka Rihama
DOI: https://doi.org/10.48134/jurkessutra.v7i1.8
Refbacks
- There are currently no refbacks.







