Faktor- Faktor Dominan Penyebab Obesitas Pada Anak Usia 7-9 Tahun di SD Negeri 068008 Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2018

Suriati Lubis

Abstract


Obesitas merupakan kelainan yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan. Obesitas pada anak merupakan masalah yang kompleks pada saat sekarang ini. Obesitas pada anak dapat berlanjut hingga dewasa. Menurut WHO Prevalensi obesitas terus meningkat dengan bertambahnya usia. Usia sekolah merupakan usia yang mengalami peningkatan yang luar biasa di 25 negara. Banyak faktor yang dapat menyebabkan hal tersebut antara lain faktor genetik, pola aktivitas dan pola makan. Jenis penelitian ini adalah bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dominan penyebab obesitas pada anak usia 7-9 tahun di SD Negeri 068008 Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi yang Obesitas  usia 7-9 tahun di SD Negeri 068008 Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan Sebanyak 47 siswa-siswi pada tahun 2011 yang keseluruhannya di jadikan sampel ( Total Sampling ). Penelitian ini menggunakan data primer dengan cara memberikan kuesioner kepada siswa siswi yang mengalami obesitas. Data dianalisis secara deskriptif dengan melihat jumlah presentase data dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab obesitas pada anak usia 7-9 tahun diSD Negeri 068008 Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan adalah faktor genetik ada sebanyak 15 orang (31,9%), faktor pola aktivitas ada sebanyak 33 orang (70,2%) dan faktor pola makan  sebanyak 32 orang (68,1%). Faktor-faktor dominan penyebab obesitas pada anak di SD Negeri 068008 Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan adalah faktor pola aktivitas dan faktor pola makan.  Diharapkan  kepada responden untuk lebih meningkatkan pola aktivitas yaitu dengan membatasi waktu mereka menonton, main video games, dan temukan aktivitas yang disukai dan buat bervariasi. Selain itu anak juga diharapkan mengatur  pola makan untuk mengurangi risiko terjadinya dampak negatif di kemudian hari, seperti penyakit degeneratif yaitu dengan cara batasi kebiasaan makan di luar rumah , terutama makanan cepat saji, batasi mengkonsumsi makanan yang manis dan anjurkan untuk menkonsumsi sayuran hijau dan kuning untuk mencegah terjadinyaobesitas. Disarankan pada Para Guru di SD Negeri 068008 Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan untuk mengaktifkan para siswa-siswi dalam kegiatan olahraga dan mengajarkan anak-anak dalam pemilihan jajanan sehat.

Kata kunci : Obesitas, Faktor genetik, Pola aktivitas, Pola makan


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Mustofa. 2014, Solusi ampuh mengatasi obesitas,Jogjakarta : Hanggar creator.

Misnadiarly.2015, Obesitas Sebagai Faktor Risiko beberapa penyakit.Jakarta : Pustaka Obor popular.

Notoatmodjo. S,2016, Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Proverawati Atikah, 2016. Obesitas dan gangguan perilaku makan pada remaja. Yogjakarta: Medical book

Sitorus.H Ronald.2015, Pedoman perawatan kesehatan anak.Bandung : Yrama Widya

Soegih Rachmad R. 2016, Obesitas Permasalahan dan Terapi Praktis. Jakarta: Salemba Medika.

Sudilarsih Feni. 2016, Mampu mengatasi 1001 masalah batita anda sehari-hari.Jogjakarta: Garailmu

Sunita Almatsier. 2015, prinsip dasar ilmu gizi .Jakarta : Gramedia pustaka utama.

Trubus swadaya.2016, kegemukan pergi & dan tak kembali. Jakarta: my healthy life

Wahyu Ginanjar Genis.2017, Obesitas Pada Anak. Jakarta : PT. Bintang Pustaka.

Wong. L. Donna, 2016, Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta: EGC.




DOI: https://doi.org/10.48134/jurkessutra.v8i2.26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.