ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.Y DENGAN GANGGUAN SISTEM PERSARAFAN INDIKASI HYDROSEPHALUS POST VP SHUNT DI RUANGAN MAHONI RUMAH SAKIT X PEMATANGSIANTAR

Saurlina Jespin SJM

Abstract


Pendahuluan: Hydrosefalus adalah kondisi medis yang ditandai dengan penumpukan cairan serebrospinal (CSF) di dalam rongga ventrikel otak, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial. Salah satu pengobatan yang paling umum untuk kondisi ini adalah pemasangan kateter shunt ventrikuloperitoneal (VP Shunt), yang berfungsi untuk mengalirkan cairan berlebih dari otak ke rongga perut, sehingga mengurangi tekanan intracranial. Penggunaan VP Shunt telah terbukti efektif dalam mengatasi gejala hidrosefalus pada anak-anak, termasuk penurunan ukuran kepala yang abnormal, gangguan perkembangan, dan gejala neurologis lainnya. Meskipun prosedur ini sering kali menyelamatkan hidup, komplikasi jangka panjang seperti infeksi, obstruksi, dan disfungsi shunt dapat terjadi. Artikel ini mengkaji pengaruh pemasangan VP Shunt pada anak dengan hidrosefalus, hasil klinis, serta tantangan dalam manajemen pasca operasi. Penanganan yang tepat dan pemantauan berkala sangat penting untuk memastikan hasil yang optimal dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Metode: Penulisan menggunakan metode studi literature berdasarkan evidence based practice dan studi kasus dengan cara wawancara, pemeriksaan fisik, penegakan diagnose keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi.

Hasil: penulis mampu melakukan pengkajian dan di dapati adanya keadaan umum pasien tampak tidak sadarluhan nyeri akut, hipertermi, gangguan nutrisi, diare, dan defisit pengetahuan. Secara garis besar semua intervensi dapat di implementasikan kepada pasien. pendidikan kesehatan oral hygiene, pemenuhan nutrisi pada pasien teratasi sebagian. Kesimpulan: Setelah diberikan implementasi oral hygiene kebutuhan nutrisi pada pasien dapat terpenuhi dengan baik ditandai dengan nafsu makan yang meningkat, kulit tidak kering, dan bising usus normal.

 

Kata kunci       : Hydrocephalus, VP Shunt, Monitoring, Intracranial     

  pressure, cerebrospinal fluid, complikations


Full Text:

PDF

References


Alfiani, S. (2019). Asuhan keperawatan pada anak dengan hidrosefalus: Penanganan dan evaluasi pasca pemasangan shunt. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(3), 140-147.

Budiarti, N., & Sari, D. (2020). Peran perawat dalam manajemen perawatan anak dengan hidrosefalus yang menggunakan VP Shunt. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 15(2), 80-85.

lhamsyah,N., Ilhamsyah, E Suhaymi. 2021. Karakteristik anak penderita Hydrocephalus berdasarkan etiologi, status gizi dan umur gestasi di RSU. Haji medan 2017 3 2019.

Jurnal Ilmiah Maksitek Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman asuhan keperawatan anak dengan hidrosefalus. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kurniawan, A., & Sari, M. S. (2021). Peran Pemasangan VP Shunt dalam Penanganan Hidrosefalus pada Anak di Indonesia. Jurnal Anak Indonesia, 8(4), 182-189

Lasamana, h., & ohoiwutun, h. P. L. (2023). Asuhan keperawatan pada anak dengan post op hidrochepalus ec suspek meningitis tb di ruang icu rs bhayangkara makassar (Doctoral dissertation, STIK Stella Maris

Lestari, H., & Indrawati, Y. (2021). Keperawatan anak dengan komplikasi shunt pada hidrosefalus: Studi kasus di RSUD Kota Semarang. Jurnal Keperawatan Anak Indonesia, 7(1), 56-63.

Nadia Izzata. (2022). Asuhan keperawatan pada An. F usia toddler dengan kasus medis hidrosefalus dengan masalah keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif. Skripsi, Universitas Airlangga

Nurhayati, A. (2019). Asuhan keperawatan pada anak dengan hidrosefalus pasca operasi pemasangan shunt ventrikuloperitoneal. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 8(1), 23-30.

Pratama, Y. M., & Wibowo, A. (2022). Keamanan dan Efektivitas Pemasangan VP Shunt pada Pasien Hidrosefalus Dewasa di Indonesia. Jurnal Ilmu Kedokteran, 25(3), 200-207

Pratiwi, R. H., Nizami, N. H., & Agustina, S. (2023). Asuhan keperawatan pada anak hidrosefalus di ruang picu: studi kasus. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Putra, H. S., & Nugroho, A. R. (2020). Hasil Pemasangan VP Shunt pada Pasien Hidrosefalus: Studi Kasus di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Jurnal Bedah Saraf Indonesia, 44(1), 48-54.

PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Saputri, M. D. (2024). Asuhan Keperawatan Gangguan Kebutuhan Rasa Nyaman (Nyeri Akut) pada Pasien Post Operasi Hidrosefalus di RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro Tahun 2024. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.

Suwito, D. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan keluarga terhadap perawatan anak dengan VP Shunt. Jurnal Penelitian Keperawatan, 6(3), 58-64.

Syarfina, R. (2023). Asuhan Keperawatan pada An. R dengan Hidrosefalus Post Op Kraniotomi (VP Shunt) di Ruang ICU RSUD Raden Mattaher Jambi. Universitas Jambi.

Tanjung, A., & Prabowo, S. (2019). Analisis Komplikasi Ventriculoperitoneal Shunt pada Pasien Hidrosefalus di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung. Jurnal Kedokteran Indonesia, 68(3), 207-213.

Titi, F. A., & Pratiwi, D. (2020). Penatalaksanaan keperawatan pada anak dengan hidrosefalus yang telah dipasang VP Shunt.




DOI: https://doi.org/10.48134/jurkessutra.v13i2.218

Refbacks

  • There are currently no refbacks.