PENGARUH MEROKOK TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA KELOMPOK USIA ≤ 45 TAHUN DI RUMAH SAKIT TENTARA TINGKAT IV 01.7.01 PEMATANGSIANTAR TAHUN 2019

riska wani eka putri

Abstract


Penyakit hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang disebabkan oleh multifaktor. Salah satunya adalah kebiasaan merokok. Seseorang yang memiliki kebiasaan merokok dapat mengakibatkan menderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merokok terhadap kejadian hipertensi pada kelompok usia ≤45 tahun dengan desain studi case control. Lokasi penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Tentara Tingkat IV 01 07 01 tahun 2019. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September Tahun 2019. Populasi kasus adalah seluruh penderita hipertensi kelompok usia  ≤ 45 tahun yang dirawat inap dan rawat jalan Rumah Sakit Tentara Tingkat IV 01 07 01 Pematangsiantar. Populasi kontrol adalah pasien yang tidak menderita hipertensi di Rumah Sakit Tentara Tingkat IV 01 07 01 Pematangsiantar. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 44 orang yang terdiri dari kasus sebanyak 22 orang dan kontrol sebanyak 22 orang dengan perbandingan antara kasus dan kontrol adalah 1:1. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Nonprobability sampling yaitu Consecutive Sampling. Analisis data menggunakan analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh merokok terhadap kejadian penyakit hipertensi pada kelompok usia ≤45 tahun (p=0,002). Oleh karena itu kepada responden yang memiliki kebiasaan merokok agar dapat berhenti untuk tidak merokok lagi sehingga dapat terhindar dari penyakit hipertensi di usia ≤45 tahun.

 

Kata Kunci : Merokok, Hipertensi, Usia ≤45 tahun.


Full Text:

PDF

References


Anonim. 2016. Special Satellite Symposium 03 Prevalence And Management Of References : 2016; 17(1):4–5. Medicine RCC

Dahlan, MS, (2017). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, Dilengkapi Aplikasi Menggunakan SPSS. Edisi 6. Jakarta : Epidemiologi Indonesia.

Depkes RI. (2015). Rencana Aksi Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Tahun 2015-2019. Jakarta

Hulu, Victor Trismanjaya & Sinaga, T. R. (2019). Analisis Data Statistik Parametrik Aplikasi SPSS dan STATCAL (Sebuah Pengantar Untuk Kesehatan) (Cetakan 1; J. Simarmata, ed.). Medan: Yayasan Kita Menulis.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.

Nelwan, E. J., Widjajanto, E., Andarini, S., & Djati, M. S. (2017). Modified Risk Factors for Coronary Heart Disease (CHD) in Minahasa Ethnic Group From Manado City Indonesia. The Journal of Experimental Life Science, 6(2), 88-94.

Nugrahaeni, 2014. Konsep Dasar Epidemiologi. EGC. Jakarta.

Nurkhalida. (2003). Warta Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Departemen Kesehatan

Sastroasmoro, 2011. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. Sagung Seto. Jakarta.

Setyanda, Y, dkk, (2015), Hubungan Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Laki-laki Usia 35- 65 tahun di Kota Padang.




DOI: https://doi.org/10.48134/jurkessutra.v8i1.19

Refbacks

  • There are currently no refbacks.