PROGRESIVE MUSCLE RELAXATION MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN SEBELUM TERAPI HEMODIALISIS

Erwin Silitonga

Abstract


Pasien gagal ginjal Kronis (GGK) yang menjalani hemodialisis akan berdampak pada fisik dan psikologis pasien, dampak psikologis pasien salah satunya yaitu kecemasan. Teknik relaksasi adalah salah satu tindakan yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan dengan terapi Progressvie Muscle Relaxation (PMR). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh PMR terhadap penurunan kecemasan pasien GGK sebelum menjalani terapi hemodialisis. Jenis penelitian ini menggunakan Kuantitatif Quasy ekperiment dengan menggunakan pendekatan pre test and post test kelompok kasus. Jumlah sampel 30 orang dengan  teknik Porposive  Sampling. Hasil penelitian tingkat kecemasan responden sebelum diberikan intervensi terapi PMR rerata 17,47 dengan standar deviasi 5,45 dan sesudah diberikan intervensi adalah 8,50 dengan standar deviasi 5,05. Hasil ujipaired t-Test didapatkan pValue = 0,000 < (α=0,005), maka hasilnya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan intervensi dalam menurunkan tingkat kecemasan  pasien gagal ginjal kronis sebelum menjalani terapi hemodialisis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi PMR dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis sebelum menjalani terapi hemodialisis, sehingga terapi ini dapat direkomendasikan sebagai metode dalam menurunkan kecemasan pasien sebelum menjalani terapi hemodialisis.

Full Text:

PDF

References


Alam, S., &Hadibroto, I. (2007). GagalGinjal. Jakarta: Gramedia

Astuti, Puji. (2014). Teknik Progressive Muscle Relaxation mempengaruhi kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus tipe 2.

Black, J M., & Hawks, H. 2014.Keperawatan Medikal Bedah. (edisi 8. Buku 2).

Brunner &Suddarth. 2008. Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah .EGC, Jakarta.

Baraz, S., Parvardeh, S., Mohammadi, E.,&Broumand, B. 2010.Dietary And Fluid Compliance : An Educational Intervension For Patients Having Hemodialysis. 66 (1). 60 – 68.

Cahyaningsih, ND. 2009. Hemodialisis (cuci darah): Panduan Praktis Perawatan Gagal Ginjal. Yogyakarta: Mitra Cendikia.

Dewi, P. & Witarsa, M. S. 2012. Pengaruh Aroma Terapi Inhalasi Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di RSUD Wangaya Denpasar. Tesis. Perpustakaan-FIK Universitas Udayana Denpasar.

Elham Amini1, Iraj Goudarzi 2016. Effect of Progressive Muscle Relaxation and Aerobic Exercise on Anxiety, Sleep Quality, and Fatigue in Patients with Chronic Renal Failure Unde rgoing Hemodialysi. International Journal Clinical Research 8(12): 1634-1639.ISSN- 0975 1556.

Hawari, D. 2013. Manajemen Stres Cemasdan Depresi. Jakarta: FKUI.

Hidayat, AA, 2010. Metodologi Penelitian Keperawatan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.

HilamanSyarif, Putra Ardia. 2014. Pengaruh Progressive Muscle Relaxation Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemotrapi A Randomized Clinical Trial. Idea Nursing Journal. Vol, V no 3, September-Desember 2014.

Indasari, Nur, Denita .2015. Perbedaan Kadar ureum dan Kreatinin pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Berdasarkan Lama Menjalani Terapi Hemodialisis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Jhoni Y. K. Jangkup. 2015. Tingkat kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis diblursup prof. Dr. R.D. Kandoumanado. Jurnal e-Clinic eCl, Volume 3, Nomor 1.

Kaplan, H. I., Shadock, B. J., & Grab, J. A. 2010. Buku ajar psikiatri edisi 2. Jakarta: EGC.

Kushariyadi.Setyoadi.2011. Terapi Modalitas keperawatan pada klien Psikogeriatrik. Salemba Medika.

Kusumawati, F & Hartono, Y. 2011. Buku Ajar Keperawatan Jiwa, Salemba Medika, Jakarta.

Luana. N. A, et al. 2012. Kecemasan pada penderita Gagal ginjal Kronik yang menjalani hemodialisis Di RS Universitas Kristen Indoesia. Media Medika Indonesiana, 46 (3).

Lumango, Pieter, 2010. Pengantar Psikologi Dalam Keperawatan, Jakarta: Kencana.

Lundy dan Jenes. 2009. Community Health Nursing: Caring For publik’s Healthy”. Dalam Complementary and Holistic. Edisi kedua.London Janet dan Barlette publishers International.

Nursalam. 2013. Metodelogi Penelitian Ilmu Keperwatan, Jakarta, SalembaMedika.

Notoatmomodjo.2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta, Rineka Cipta.

Price, S. A., & Lorraine, M.W. 2006. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, edisi keempat. Jakarta: EGC.

PERNEFRI. 2015. Report of Indonesia Renal Registry. (4th)1-45. Diakses tanggal 05 Februari 2018.

Rahman, A .2013. Hubungan Tindakan Hemodialisis Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Di Ruangan Hemodialisis RSUD. Labuang Baji Pemprov Sulawesi Selatan”.

Ricald. P. Halgin. 2012. Psikologi abnormal. Perspektif Klinis Pada Gangguan Psikologi. Jakarta: Salemba Humanika.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan RI tahun 2013.

Smetzer, S.C. & Bare, B.G. 2012. Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah (Brunner &Suddarth), EGC, Jakarta.

Sheila, L. 2008. Buku Ajarm Keperawata Jiwa. Edisi 1 Jakarta: EGC

Stuart, G. W. 2013. Buku Saku Keperawatan Jiwa, ed5. EGC, Jakarta.

Suharyanto & Madjid. 2009. Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Perkemihan, Jakarta, Trans Info media.

Setyoadi.2011. Terapi Modalitas Keperawatan Jiwa. Salemba Medika.

Sri Melda Ginting, Ice Yulia. 2013. Hubungan Pengetahuan Dan Kecemasan Klien Gagal Ginjal Kronik Menjalani Hemodialisis. FIK UI.

Yola Yolanda. 2017. Pengaruh Terapi Progressive Muscle Relaxation Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Ggk Akibat Lamanya Menjalani Terapi Hemodialisis Di Rst Dr. Reksodiwiryo Padang. Vol. XI Jilid No.75. Menara Ilmu.

Mubarak, Wahit, Joko, Lilis. 2015. Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta: Selemba Medika.




DOI: https://doi.org/10.48134/jurkessutra.v7i2.1

Refbacks

  • There are currently no refbacks.